Kamu sebenarnya tau kenapa kamu tidak pernah membahas masalah ‘ini’.
Kamu tau alasannya dan kamu sudah menebak-nebak apa jawaban jika akhirnya kamu membahas atau mempertanyakan ‘ini’.
Kamu belum siap. Kamu terus saja bersembunyi dibalik pembelaanmu. Meski sejatinya, kamu tau.
Kamu tau kamu belum siap untuk apa. Apa? Kamu bilang kamu tidak tau? Kamu bohong. Kamu tau, kamu tidak siap kehilangannya.
Kamu tau kenyataannya bagaimana. Tapi kamu masih saja bersembunyi, berlari, tidak mau menghadapi kenyataan.
Padahal kamu tau bahwa kamu harus.
Kamu tau pembelaan-pembelaan yang kamu lontarkan tidak pernah membawamu pada pihak yang benar. Tapi kamu tidak pernah mempermasalahkannya. Karena kamu tau, kamu memang pihak yang salah.
Kamu tau. Hanya saja mau sampai kapan kamu pura-pura tidak tau?