sedikitnya semoga kabar baik yang menghantui.
pasca kepergianmu, kepergianku, atau kepergian milik kita. kita, yang tidak bisa lagi diartikan sebagai aku dan kamu, karena kita, satu kesatuan.
telah kehilangan esensimu, titik dua kurung tutup, dan membencimu, di tengah sarkasme pengartianmu.
identitas telah kau kamuflasekan, titik dua kurung tutup, dan mengutukmu, dan menguburmu, dalam dendam.
persetan dengan intrik yang kau gemakan, titik dua kurung tutup, dan telah kau penjarakan banyak dari yang tak terkatakan.