Tak ayal mungkin memang ini hanya cengengku yang terukir dalam kata
kalanya ketika penat merambat melumat kebiasaan
yang kemudian menyihir dalam diam tanpa tanda
memonopoli pusat saraf dan kemudian mematikan perasaan.
Hidup tak lebih dari sekedar peruntutan
dan jeda.
Dan bahwasanya semua tak akan pernah sama setelah berjeda
akan menjadi lebih baik, atau sebaliknya.