mendapatiku menangis sesenggukan di pojokan?
apa yang dinanti?
mendengarku berkata yang tidak terjadi?
-
aku bukan sedang dusta,
semua apa adanya,
dan tanpa dinyana.
-
aku sudah lelah,
sudah mulai di titik jengah,
berkata sampai terpatah,
tapi apa daya hanya dilatah.
-
apa guna sudah bertanya,
kataku hanya melewati telinga,
masuk dari kiri lalu keluar dari yang berbeda.
-
maafku tulus dan tanpa anakan,
maafmu menyakiti dan menerkam memakan,
terimakasihku memang sempat terbisu terdiam tak terucapkan,
terimakasihmu menggeliat memaksa dan arogan.