"Sebenernya yang bikin indah suatu momen itu kamu sendiri kok, sama senyummu yang bisa berarti kamu bahagia, atau mungkin menangis karena saking gembiranya. Dan aku yakin suatu hari nanti kita pasti akan ingat hal ini, menangis karena hal ini, dan bercinta dengan rindu karena teringat ini."
Tapi merindu itu bukan selalu ditujukan pada hal yang menyenangkan.
Bisa jadi untuk masa surammu kamu merindu.
Rindu itu tidak kenal waktu.
Tidak kenal jaman.
Tidak kenal kamu alay atau tidak.
Bahkan rindu kepada masa yang tidak ingin kamu ingat sekalipun.
Meskipun kamu pernah,
mencoba untuk menghapus,
dan tidak mengingatnya,
mencoba membuang kenangan,
dalam pikiran,
maupun barang-barang.
Seperti malam ini,
aku merindu,
untuk masa alayku,
untuk masa suramku yang tidak pantas dikata suram,
untuk masa SMPku.